RSS

Sampah itu Bernama Bangun Ruang

06 Des

Pengalaman yang kurang menyenangkan pada tahun lalu tidak boleh lagi terjadi pada tahun ini….

Kata orang, pengalaman adalah guru terbaik. Prinsip itulah yang saya pegang saat akan memberikan pembelajaran matematika tentang pengenalan bangun ruang sederhana. Tahun ini saya bertekad agar pembelajaran bangun ruang lebih menarik dan tentunya yang paling penting adalah siswa dapat memahami apa yang disampaikan.

Tema besar pembelajaran kali ini adalah kebersihan dan kesehatan. Saya memanfaatkannya sebagai pengait materi bangun ruang. Saya memulai pembelajaran dengan menyampaikan kepada para siswa bahwa di rumah saya banyak “sampah” seperti mainan, kaleng dan lain-lain. Sebelum sampah-sampah tersebut dibuang maka harus dipilah terlebih dahulu. Saya pun mengajak siswa untuk melakukan kegiatan pemilahan sampah menjadi 5 kelompok. Pengelompokkan sampah itu berdasarkan bentuknya (bentuk bangun ruang sederhana: balok, bola, tabung, kerucut dan kubus). Untuk melaksanakan tugas pemilahan tersebut maka para siswa pun dibentuk menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok dibekali selembar kertas yang berisi sebuah tabel (tabel tersebut terdiri dari kolom nama sampah dan kolom berupa 5 gambar bangun ruang). Siswa menuliskan nama sampah dan mencoba mencocokkan bentuk sampah dengan bentuk bangun ruang pada selembar kertas tersebut. Oia supaya kegiatan ini lebih seru dan menyenangkan maka saya pun membuatnya menjadi seperti kuis “getok” (kembarannya kuis ketok yang biasa dilakukan di kampus-kampus). Setiap kelompok siswa harus berkunjung ke 5 pos yang sudah disiapkan. Pada setiap pos ada dua sampah yang harus coba ditebak oleh siswa termasuk kelompok atau bentuk bangun ruang yang mana sampah tersebut. Lihat serunya mereka melakukan kegiatan pembelajaran tersebut pada foto-foto di bawah ini.

Setelah para siswa selesai mengerjakan tugas tersebut maka pekerjaan kelompoknya ditempelkan di papan tulis. Pekerjaan kelompok tersebut akan dibahas, namun sebelum pembahasan, saya memulainya dengan memberitahu nama-nama kelompok bangun ruang seperti balok dll (lihat foto di bawah ini).

Setelah itu barulah pekerjaan kelompok dibahas. Hasilnya hampir semua kelompok menjawab dengan benar kecuali satu saja. “Sampah” apakah itu??? Yaitu sampah berupa kotak snack. Semua kelompok memasukkan kotak snack sebagai kelompok balok. Jadilah saya dan siswa berdiskusi mengenai hal itu. Akhirnya para siswa pun paham perbedaan antara kubus dan balok. Kalau balok itu ada yang panjang dan ada yang pendeknya sedangkan kubus itu gak ada yang panjang dan gak ada yang pendek. Begitulah kira-kira hasil diskusi kami. Intinya pembelajaran hari ini cukup menyenangkan dan tentunya bermakna. Bagaimana dengan kegiatan pembelajaran selanjutnya???

oia sebelum tulisan ini diakhiri, ada ebook bagus neh dari P4TK Pengenalan-bangun-ruang-dan-sifat2nya

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 6, 2011 in belajar

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

2 responses to “Sampah itu Bernama Bangun Ruang

  1. Ilham Chandra

    Desember 6, 2011 at 6:31 am

    wah pasti seru. anak2nya pasti seneng kalo belajarnya dengan cara yang mengasyikkan begini…🙂
    salam kenal.

     
    • fallahun

      Desember 6, 2011 at 7:11 am

      yap senang, tapi ada evaluasinya neh…anak2 belum terlalu paham dengan nama2 bangun ruang. Biasalah namanya juga anak2 dan hal itu baru pertama kali mereka pelajari. Sebagai seorang guru harus cerdas menyikapinya, dan saya melakukan kegiatan pembelajaran lanjutan dari pertemuan pertama tersebut. thank’s atas kunjungannya

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: