RSS

Arsip Tag: nilai tempat bilangan

Nilai Tempat Bilangan


Sesaat sebelum pembelajaran semester 2 dimulai, saya sebagai seorang guru di sebuah SD Islam di Bogor mencoba mencari referensi terkait materi matematika pada semester 2. Salah satu materi yang kemungkinan akan menjadi batu sandungan bagi murid-murid saya adalah konsep nilai tempat bilangan[1]. Beberapa hal yang tercakup dalam materi tersebut adalah mulai dari nilai tempat sebuah angka pada sebuah bilangan dan juga implikasinya dalam penjumlahan dan pengurangan (baca: penjumlahan/pengurangan susun panjang). Terus terang saya agak khawatir dengan materi tersebut.

Beberapa referensi terkait materi tersebut pun akhirnya saya dapatkan melalui internet (nilai tempat dan nilai tempat_2, permasalahan matematika di kelas awal) dan juga buku. Setelah saya membaca beberapa referensi tersebut ternyata benar filing saya. Menurut hasil penelitian anak-anak di kelas awal SD memiliki kesulitan dalam memahami konsep nilai tempat bilangan. Kesulitan memahami nilai tempat bilangan berimplikasi terhadap kesulitan siswa dalam mengerjakan penjumlahan/pengurangan bersusun panjang. Kesulitan tersebut biasanya terjadi saat menguraikan bentuk panjang dari sebuah bilangan sebelum ditambahkan atau dikurangkan.

Tentunya saya tidak tinggal diam dengan hasil penelitian tersebut. Saya masih memiliki referensi yang lain yang dapat membantu murid-murid saya memahami konsep nilai tempat termasuk penjumlahan/pengurangan bersusun panjang.

Fatimah Mulyana dalam bukunya “Fun Math: Matematika Asyik dengan Metode Pemodelan” menuliskan tentang cara baru dalam mengajarkan nilai tempat. Cara baru itu disebut dengan “Rumah 9 Kamar”[2]. Cara tersebut merupakan buah pemikiran dari Yussy Kusumawardhani. Hal ini mempertimbangkan bahwa anak membutuhkan hal yang konkret yang dapat diterima akal mereka untuk dapat memahami konsep bilangan dan nilai tempat yang abstrak. Oleh karena itu, rumah bilangan diwujudkan secara nyata sehingga dapat menjawab beberapa pertanyaan mendasar yang berkaitan dengan bilangan.

Rumah 9 kamar adalah suatu kotak yang disekat menjadi 9 ruangan (dengan susunan 3 x 3) yang kemudian diumpamakan menjadi sebuah rumah bilangan yang terdiri atas 9 kamar, dengan aturan bahwa masing-masing kamar hanya dapat ditempati 1 orang[3] (untuk rumah satuan) atau 1 kelompok tertentu kelipatan 10 (untuk rumah puluhan).

Di bawah ini adalah foto rumah bilangan yang saya buat. Sebenarnya bila melihat rumah 9 kamar yang dibuat oleh Yussy, agak berbeda. Perbedaanya adalah dari segi besar antara rumah puluhan dan rumah satuan. Aslinya rumah puluhan lebih besar dibandingkan rumah satuan. Saya hanya memanfaatkan bahan yang ada, namun tentunya dengan tetap tidak mengurangi makna dari  rumah bilangan tersebut.

Selama saya menggunakan rumah bilangan, memang harus diakui ada kelemahannya (itupun saat diawal pembelajaran saja) dan banyak keuntungan yang didapat. Kelemahannya hanya dikarenakan anak-anak baru mengenal saja setelah terbiasa mereka pun dengan mudah menggunakan rumah bilangan. Keuntungan yang paling utama didapatkan adalah menjelaskan secara konkret bagaimana proses penjumlahan bersusun panjang yang membutuhkan pemindahan[4] misal 13 + 18 =…. Saya menyarankan agar para guru mencoba cara tersebut. Untuk lebih jelasnya mengenai rumah bilangan bisa merujuk kepada sumber yang saya cantumkan di bawah ini.

sumber:

Mulyana, F. 2009. Fun Math: Matematika Asyik dengan Pemodelan. Bandung: DAR! Mizan


[1] Nilai tempat mengajarkan bahwa bilangan-bilangan memiliki nilai yang berlainan bila susunannya berbeda. (Mulyana, 2009)

[2] Saya sendiri menanamakannya “Rumah Bilangan”. Hal ini saya lakukan agar anak-anak lebih mudah memahaminya.

[3] Saya menggunakan sedotan untuk menempati setiap kamar.

[4] Pemindahan atau ada juga yang menyebutnya dengan penyimpanan.

 
2 Komentar

Posted by pada Juni 29, 2011 in belajar

 

Tag: ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.